(Webinar) Bedah ruang siber : JILID XI

1. Mengenal Tiga Lapisan Web:

  • Surface Web: Bagian yang dapat diindeks oleh mesin pencari seperti Google, Bing, atau Yahoo. Ini adalah bagian yang paling sering digunakan dan hanya mencakup sekitar 5% dari total internet.
  • Deep Web: Bagian yang tidak dapat diindeks oleh mesin pencari. Contohnya termasuk database perusahaan, halaman yang dilindungi kata sandi, dan konten yang dinamis.
  • Dark Web: Bagian dari Deep Web yang sengaja disembunyikan dan hanya bisa diakses dengan perangkat lunak khusus seperti Tor Browser. Area ini menjadi tempat bersembunyi bagi aktivitas ilegal karena anonimitasnya.

2. Peran Open Source Intelligence (OSINT): 

OSINT penting sebagai metode untk mengumpulkan informasi dri sumber terbuka yg sah. Dark web meskipun berbahaya, juga menjadi salah satu sumber OSINT yang unik untk mendeteksi ancaman dini, terutama dalam konteks kebocoran data.

3. Ancaman di Dark Web: 

  • Penjualan Data: Dokumen ini merinci bagaimana data curian (termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan kredensial login) diperdagangkan.
  • Perdagangan Akses: Penjual menawarkan akses ke sistem internal perusahaan, yang dapat digunakan oleh para penyerang untuk melancarkan serangan ransomware atau mencuri data sensitif.
  • Penyebaran Propaganda dan Disinformasi: Dark web menjadi platform untuk menyebarkan ideologi ekstremis, narasi politik palsu, dan informasi yang menyesatkan.
  • Forum Kejahatan Siber: Tempat para pelaku kejahatan siber berkolaborasi, berbagi alat, dan menawarkan layanan ilegal.


4. Alasan Mengapa Data Pribadi Bocor:

  • Malware dan Virus: Penyerang menggunakan program berbahaya untuk menyusup ke perangkat dan mencuri data.
  • Perangkat Lunak Bajakan: Dokumen ini memperingatkan bahwa aplikasi atau game ilegal sering disisipi malware yang beroperasi di latar belakang tanpa disadari.
  • Aplikasi Berbahaya (APK): Mengunduh aplikasi dari sumber tidak resmi dapat mengekspos perangkat pada risiko keamanan.
  • Serangan Phishing: Penipu menggunakan email atau pesan palsu untuk mencuri kredensial login atau informasi pribadi.


5. Tanda-tanda Perangkat Terkena Serangan:

  • Baterai cepat habis.
  • Perangkat cepat panas.
  • Pemakaian kuota internet yang tidak wajar.
  • Munculnya iklan pop-up yang mengganggu.

6. Langkah-langkah Pencegahan:

  • Pembaruan Sistem Operasi: Selalu perbarui sistem dan aplikasi untuk mendapatkan fitur keamanan terbaru.
  • Atur Ulang Kata Sandi: Dokumen menyarankan untuk mengganti kata sandi secara berkala, terutama jika Anda menggunakan kata sandi yang lemah atau sama di banyak situs.
  • Aktifkan Otentikasi Dua Faktor (2FA): 2FA menambahkan lapisan keamanan ekstra dengan meminta kode verifikasi tambahan saat login.
  • Periksa Keamanan Email: Dokumen ini merekomendasikan penggunaan layanan seperti darkradar.io/mail-breach untuk memeriksa apakah email Anda telah bocor. Jika terdeteksi bocor, segera ganti kata sandi.
  • Periksa Izin Aplikasi: Hapus izin akses yang tidak perlu dari aplikasi yang terinstal, seperti akses ke kamera, mikrofon, atau lokasi.
  • Waspada Terhadap Phishing: Selalu periksa alamat pengirim dan jangan pernah mengklik tautan atau mengunduh lampiran dari email mencurigakan.

Kunjungi situs resmi kami di https://radnet-digital.id untuk informasi lebih lanjut.
 

Comments

Popular posts from this blog

(Adinusa) Linux System Administration

(Webinar) CSCU Introduction : Securing Email Communication

(Adinusa) Docker Fundamental