(Adinusa) Linux System Administration

di course Adninusa Linux System Administration (gratis) saya mempunyai banayak ilmu tentang gimana saya bisa mengelola,mengkonfigurasi daan memperbarui sistem linux.

Modul 1 

menjelaskan gimana caranya download paket iso dari adinusa servera.ova dan saya menyarankan pakai VirtualBox versi 7.1.12 dikarenakan stabil dan tidak ada error ktka menjalankan paket iso dri adinusa.

----------------------------------- 

pastikan ktka kita memulai lab adinusa ketik

  • servera login:student
  • pw:Adinusa2024

 dan

  • student@servera:~$nusactl login 
  • student@servera:~$nusactl start linlab-002-1 (menyesuaikan lab)

dan ktka sdh selesai

  • student@servera:~$nusactl grade linlab-002-1 
  • student@servera:~$nusactl finish linlab-002-1 

Modul 2

berikut penyelesaian lab 2.1 List and Count Files

  • student@servera:~$cd lab2 (msuk ke direktori)
  • student@servera:~/lab2$ls (utk melihat isi direktori) 
    • student@servera:~/lab2$ls | grep -i client | wc -l 
    • student@servera:~/lab2$ls | grep -i ops | wc -l
    • student@servera:~/lab2$ls | grep -i manager | wc -l (menghitung jmlah file berdasarkan nama awal (prefix)
  • student@servera:~/lab2$cat lab2.txt (utk cek hsil)

output harus 

client = 289
ops = 196
manager = 15

agar nilainya 100 

disini agar kita bsa mengelola,memantau,dan memastikan file ssuai kebutuhn

Modul 3 

berikut penyelesaian quiz 1 configure resource limits
student@servera:~$sudo nano /etc/security/limits.conf (edit /etc/security/limits.conf (dan lakukan seperti dibawah ini))
student@servera:~$sudo nano /etc/pam.d/common-session (pastikan PAM mengaktfkan modul limits (dan lakukan seperti dibawah ini))
student@servera:~$sudo reboot (stlh reboot,lakukan seperti dibawah)
Disini agar kita dpt mengelola, memantau, dan memastikan setiap user hanya menggunakan sumber daya sesuai kebutuhan

Modul 4

berikut penyelesaian lab 4.1 Killall and Pkill
  • student@servera:~$mkdir lab4 (buat direktori)
  • student@servera:~$sudo vim /home/student/lab4/killing (buat script bernama killing)
  • student@servera:~$chmod +x/home/student/lab4/killing (jadikan script executable)
  • student@servera:~$cd lab4 (masuk ke direktori)

stlah itu jalankan 3 proses yg berbeda utk setiap argumen.berikut 3 prosesny:

  1. ./killing network &
  2. ./killing interface & 
  3. ./killing connection &  

 dan lakukan sprti ini

Disini kita belajar menghentikan proses dgn cepat dan efisien dengan killall dan pkill, agar sistem tetap terkontrol dan tidak terbebani oleh proses yang tidak diperlukan. 

Modul 5

berikut penyelesaian lab 5.1 Installing Package
  • student@servera:~$sudo apt update (utk melihat paket apa aja yg terbaru)
  • student@servera:~$sudoa apt upgrade (utk menginstal versi terbaru dri paket yg sdh ada)
  • student@servera:~$ sudo apt install apache2 (instal apache2)
Disini kita melakukan instalasi dan pembaruan paket agar sistem selalu memiliki versi terbaru dan stabil, dan jga dapat menambahkan layanan baru seperti apache2 sesuai kebutuhan.

berikut penyelesaian quiz 2 Installing Package with repository

  • student@servera:~$curl -LsS https://r.mariadb.com/downloads/mariadb_repo_setup | sudo bash -s -- --mariadb-server-version=10.9
  • student@servera:~$sudo apt update
  • student@servera:~$sudo apt install mariadb-server -y 
Disini kita menambahkan repository resmi mariadb, memperbarui daftar paket, dan menginstal mariadb server agar sistem dapat menggunakan database server yang stabil dan terbaru untuk pengelolaan data.

Modul 6

berikut penyelesaian lab 6.1 Monitoring Process States

  • student@servera:~$mkdir /home/student/lab6
  • student@servera:~$sudo vim /home/student/lab6/monior (buat script monitor dan lakukan spt ini)
  • student@servera:~$cd lab6
  • student@servera:~$chmod a+x/home/student/lab6/monitor (buat script yg dpt dieksekusi)
  • student@servera:~$top (untk melihat performance cpu stlh itu klik q untuk kluar)
Disini kita membuat script utk memantau kinerja sistem, serta menggunakan perintah top untk melihat performa CPU secara real-time agar dapat mengetahui penggunaan sumber daya dan kondisi sistem saat berjalan.

Modul 7

disini akan menjelaskan masalah performa disk dngan memori & jaringan dan penggunaan dua tools utama yaitu iostat dan iostop untk menganalisis dan memonitor I/O.berikur penjelasannya:

masalah performan & keterkaitanya=Disk lambat bisa membikin sistem kayak kekurngan memori atau jaringan yg jelek, pdahal akar masalahnya di I/O disk. 

Alat utk I/O:

iostat=adalah alat utk memantau aktifitas I/O di disk .pakai opsi -k -m -N -x 

iostop=adalah alat untk memantau aktivitas I/O tapi per proses.jadi harus menggunakan root ,mirip top,akan tetapi iini khusus I/O. memakai opsi -o utk hanaya menampilkan proses yg aktif pakai I/O

Modul 8

berikut penyelesaian lab 8.1 Makin Links Between Files

  • student@servera:~$cd ~/lab8
  • student@servera:~/lab8$mkdir -p bck    
  • student@servera:~/lab8$ln /home/student/lab8/src/sourcefile.txt /home/student/lab8/bck/backupfile.txt
  • student@servera:~/lab8$echo dhika8 >  /home/student/lab8/src//sourcefile.txt
  • student@servera:~/lab8$ln -s /tmp ~/lab8/tempdirectory
  • student@servera:~/lab8$ls -li ~/lab8/src/sourcefile.txt ~/lab8/bck/backupfile.txt
  • student@servera:~/lab8$cat ~/lab8/src/sourcefile.txt
  • student@servera:~/lab8$cat ~/lab8/bck/backupfile.txt
  • student@servera:~/lab8$ ls -l ~/lab8/tempdirectory
Disini kita belajar membuat hard link dan symbolic link untuk memahami cara file dan direktori saling terhubung. jadi, kita dapat mengelola file backup dan akses direktori dengan lebih efisien tanpa perlu menduplikasi data.

 Modul 9

berikut penyelesaian lab 9.1 Create Swap File

  • student@servera:~$sudo fallocate -l 2G /swapfile (buat file swap sebesar 2GB)
  • student@servera:~$sudo chmod 600 /swapfile (atur izin file jadi hanaya root yg bs baca dan tulis)
  • student@servera:~$sudo mkswap /swapfile (siapkan area swap di file)
  • student@servera:~$sudo swapon /swapfile (aktifin swap)
  • student@servera:~$sudo nano /etc/fstab (edit agar swap tetap aktif stlh reboot) berikut isiny 
  • student@servera:~$sudo swapon --show (cek apakah swap sdh aktif) berikut outputnya 

Disini kita membuat dan mengaktifkan file swap agar sistem memiliki ruang memori tambahan selain RAM, sehingga kinerja tetap stabil saat beban kerja tinggi dan swap tetap aktif meski setelah reboot.

Modul 10 

berikut penyelesaian lab 10.1 Logical Volumes

  • student@servera:~$sudo -i (masuk ke root)
    • root@servera:~$parted -s /dev/sdb mklabel gpt
    • root@servera:~$parted -s /dev/sdb mkpart primary 1Mib 257MiB
    • root@servera:~$parted -s /dev/sdb set 1 lvm on
    • root@servera:~$parted -s /dev/sdb mkpart primary 258Mib 514MiB
    • root@servera:~$parted -s /dev/sdb set 2 lvm on (buat partisi LVM)
      • root@servera:~$udevadm settle (update sistem Udev)
    • root@servera:~$pvcreate /dev/sdb1 /dev/sdb2 
    • root@servera:~$vgcreate dhika8_01_vg /dev/sdb1 /dev/sdb2
    • root@servera:~$lvcreate -n dhika8_01_lv -L 400M dhika8_01_vg
    • root@servera:~$mkfs -t ext4 /dev/dhika8_01_vg/dhika8_01_lv (buat physical volume,volume group,logical volume,dan format lv dengan ext4)
  • root@servera:~$mkdir /data (buat mount point)
  • root@servera:~$sudo nano /etc/fstab tambahkan ini dibaris terakhir /dev/[username]_01_vg/[username]_01_lv    /data        ext4 defaults   1 2
    • root@servera:~$systemctl daemon-reload
    • root@servera:~$mount /data (reload fstab dan mount)
      • root@servera:~$cp -a /etc/*.conf /data
      • root@servera:~$ls /data | wc -l (ujikan dengang menyalin file)
  • root@servera:~$parted /dev/sdb print
  • root@servera:~$pvdisplay /dev/sdb2
  • root@servera:~$vgdisplay dhika8_01_vg
  • root@servera:~$lvdisplay /dev/dhika8_01_vg/dhika8_01_lv (cek partisi dan volume)
Disini kita membuat dan mengkonfigurasi LVM (logical volume manager) agar penyimpanan dapat dikelola secara fleksibel .mulai dari pembuatan partisi, volume group, hingga logical volume .sehingga kapasitas disk bisa diperluas, diatur, dan dimonitor dengan mudah sesuai kebutuhan sistem.

Modul 11

Di sini akan menjelaskan tentang fungsi kernel linux. linux itu hanyalah kernel, yang menjadi penghubung antara hardware dan software. Kernel tugasnya mengatur sumber daya sistem seperti berikut fungsi utama kernel
  1. menjalankan proses awal saat sistem dinyalakan
  2. mengatur pembagian waktu CPU antar proses
  3. mengelola pengunaan ram oleh setiap aplikasi
  4. mengatur komunikasi antara software dan hardware lewat driver
  5. mengatur lalu lintas data antara aplikasi dan media penyimpanan
  6. menangani sistem file lokal dan jaringan
  7. menjaga keamanan sistem dan hak akses file
  8. mengatur koneksi serta komunikasi jaringan
Modul 12

berikut penyelesaian lab 12.1 Manage user and grups

Masuk ke root,lalu ikuti spt ini

membuat 3 user:
  1. root@servera:~#useradd sysadmin1
  2. root@servera:~#useradd sysadmin2
  3. root@servera:~#useradd sysadmin3
membuat pw masing2 user:
  1. root@servera:~#passwd sysadmin1
  2. root@servera:~#passwd sysadmin2
  3. root@servera:~#passwd sysadmin3
-c digunakan utk  memberi komentar pd user:
  1. root@servera:~#usermod -c "System Admin1" sysadmin1"
  2. root@servera:~#usermod -c "System Admin2" sysadmin2"
  3. root@servera:~#usermod -c "System Admin3" sysadmin3"
cek user:
  • root@servera:~#tail /etc/passwd | grep sysadmin
menghps operator3(-r)beserta home direktoriny:
  • root@servera:~#userdel -r operator3
membut grup (ops) id 3000:
  • root@servera:~#groupadd -g 3000 ops

Disini kita membuat, mengelola, dan menghapus user serta grup agar sistem memiliki struktur pengguna yang tertata. Dengan ini, administrator dapat mengatur hak akses, tanggung jawab, dan keamanan setiap user secara terorganisir.
berikut penyelasaian lab 12.2 Configure ssh key auth
  • student@servera:~$ssh-keygen -t rsa -b 2048 -f ~/.ssh/id_rsa -N ""
  • student@servera:~$ssh-copy-id -p 50001 -i ~/.ssh/id_rsa.pub btastudent@lab.adinusa.id  (lalu dimintai pw: BTABtech)
  • student@servera:~$ssh -p 50001 btastudent@lab.student.id "cat.ssh/authorized_keys"
  • student@servera:~$ssh -p 50001 btastudent@lab.student.id "hostname"

Disini kita membuat dan menyalin ssh key agar dapat login ke server lain tidak perlu memasukkan password setiap kali, sehingga koneksi antar server menjadi lebih aman, efisien, dan mudah dikelola.
berikut penyelesaian quiz 3 Create user and groups

masuk ke root,lalu ikuti langkah berikut
  • root@servera:/home/student# sudo useradd -m -s /bin/sh dhika8
  • root@servera:/home/student# set +H
  • root@servera:/home/student# echo 'dhika8:bta!@$adn' | sudo chpasswd
  • root@servera:/home/student# sudo chage -d 0 dhika8
  • root@servera:/home/student# sudo groupadd mentor
  • root@servera:/home/student# sudo usermod -aG mentor dhika8
  • root@servera:/home/student# id dhika8
  • root@servera:/home/student# grep dhika8 /etc/passwd

Disini kita membuat user baru bernama dhika8, menetapkan password, menambahkannya ke grup mentor, dan mewajibkan penggantian password saat login pertama.bertujuan untuk mengatur akun pengguna baru secara aman, terkelola, dan sesuai standar administrasi sistem.

Modul 13
berikuut penyelesian lab 13.1 Using chmod
Disini kita belajar mengatur izin akses file (permission) menggunakan perintah chmod, untuk mengontrol siapa aja yng boleh membaca (r), menulis (w), dan mengeksekusi (x) file. jadi. keamanan dan privasi file dalam sistem terjaga sesuai kebutuhan.
berikut penyelesaian quiz 4 Permissions and ownership
  • student@servera:~$sudo chown -R dhika8:student ~/quiz4/change_me
  • student@servera:~$chmod g+s ~/quiz4/answer/perm
  • student@servera:~$rm ~/quiz4/answer/garbage
  • student@servera:~$chmod 750 ~/quiz4/answer/permissions.txt
  • student@servera:~$setfacl -m u:dhika8: ~/quiz4/answer/acl_mnop.txt

Disini kita mengatur kepemilikan, izin akses, dan ACL (Access Control List) pada file dan direktori agr hak akses pengguna dpt diatur lebih spesifik, aman,dan sesuai kebutuhan dalam pengelolaan sistem.


Modul 14
berikut penyelesaian quiz 5 System routing table and addresses
Menyimpan routing table ke file:
  • student@servera:~$ip route show > /home/student/quiz5/info_tables.txt
Menyimpan informasi int enp0s3 & enp0s8:
  • student@servera:~$ip addr show enp0s3 > /home/student/quiz5/infoint.txt
  • student@servera:~$ip addr show enp0s8 > /home/student/quiz5/infoint.txt 
Cek hasil:
  • student@servera:~$cat /home/student/quiz5/info_tables.txt
  • student@servera:~$cat /home/student/quiz5/infoint.txt
Disini kita menyimpan informasi routing dan konfigurasi INT jaringan ke dlam file agar data jaringan dpat didokumentasikan, dianalisis,dan digunakan utk pengecekan dan pemeliharaan sistem secara lebih mudah.
Modul 15
berikut penyelesaian lab 15.1 Static configuration
Menambahkan INT baru, caranya sama seperti awal(Modul 1) mengkonfigurasi,dan menambahkan enp0s9

berikut penyelesaian lab 15.2 Adding a static hostname
install apache2:
  • student@servera:~$sudo apt-get update
  • student@servera:~$sudo apt-get install
lalu membuat direktori dan file html:
  • student@servera:~$sudo mkdir /var/www/dhika8-adinusa.id
  • student@servera:~$sudo vim /var/www/dhika8-adinusa.id/index.html (lalu isi, Hello adinusa, dhika8 is here!)
masuk ke direktori virtual host:
  • student@servera:~$cd /etc/apache2/sites-available/
  • lalu buat konfigurasi virtual host
  • student@servera:~$sudo vim dhika-adinusa.id.conf 
lalu isi:

lalu aktifkan konfigurasi dan restart apache:
  • student@servera:~$sudo a2ensite dhika8-adinusa.id.conf
  • student@servera:~$sudo systemctl reload apache2
  • student@servera:~$sudo systemctl restart apache2
Lalu tambahkan ke file /etc/hosts:
  • student@servera:~$sudo vim /etc/hosts  (Tambahkan baris, 127.0.0.1 localhost dhika8-adinusa.id)
lalu verifikasi dgn browser:
curl http://dhika8-adinusa.id

Disini kita menginstal apache2 dan mengonfigurasiny dan Virtual Host agar website dengan domain lokal dhika8-adinusa.id dapat diakses melalui browser.utk melatih kemampuan dalam membangun, mengatur, dan menguji server web di lingkungan linux.

Modul 16
berikut penyelesaian lab 16.1 Service management
student@servera:~$sudo apt-get install -y nginx
student@servera:~$sudo vim /etc/nginx/sites-available/default
ubah spt ini:
  • server{
  •  listen 8080 default_server;
  •  listen [::]8080 default_server;
  •  #Other configuration remain the same
  • }
  • student@servera:~$sudo mkdir -p /opt/lab16
  • student@servera:~$echo 'Hello adinusa, I am $(whoami) | sudo tee /opt/lab16/index.html
  • student@servera:~$sudo vim /etc/nginx/sites-available/default
ubah baris dokumen jadi:
root /opt/lab16
  • student@servera:~$sudo apt install -y firewalld
  • student@servera:~$sudo systemctl enable --now firewalld
  • student@servera:~$sudo firewalld-cmd --zone=public --add-port=8080/tcp --permanent
  • student@servera:~$sudo firewalld-cmd --reload
  • student@servera:~$sudo systemctl enable --now nginx
  • student@servera:~$sudo systemcyl restart nginx
lalu cek di browser apakah nginx berjalan http://<IP_ADDRESS>:8080

Disini kita menginstal dan mengonfigurasi nginx agar berjalan di port 8080, menyiapkan direktori web khusus, serta mengatur firewall untuk membuka akses.tujuanny agar web server nginx dapat diakses secara aman dan berjalan sesuai konfigurasi jaringan.

Modul 17
disini kita agar kita memahami bagaimana komputer menyala hingga siap digunakan, serta apa yang terjadi di balik layar ,mulai dari pemeriksaan hardware (BIOS/UEFI), pemilihan kernel (GRUB), hingga sistem siap login (systemd).pemahaman ini penting untuk troubleshooting, konfigurasi boot loader, dan pengelolaan layanan saat startup maupun shutdown
Modul 18
berikut penyelesaian lab 18.1 Adding a new startup service with systemd
masuk ke mode root:
  • root@servera:~#vim /etc/systemd/system/adinusa.service
lalu isifile spt berikut:

  • root@servera:~#systemctl daemon-reload
  • root@servera:~#systemctl start adinusa.service
  • root@servera:~#systemctl status adinusa.service
  • root@servera:~#systemctl enable adinusa.service
  • root@servera:~#tail -f /var/log/syslog
  • root@servera:~#reboot
setelah reboot lalu mausuk lagi ke root
lalu jalankan ulang servicenya,dan pastikan running
  • root@servera:~#systemctl restart adinusa.service
  • root@servera:~#systemctl status adinusa.service

Disini kita membuat dan mengelola custom service di systemd bernama adinusa.service agar aplikasi atau script dapat berjalan otomatis saat sistem dinyalakan.agar melatih cara mengontrol, memantau, dan memastikan layanan tetap aktif secara permanen setelah reboot.


Modul 19
berikut penyelesaian quiz 6 Troubleshooting

  • student@servera:~$sudo nano /etc/apache/apache2.conf
lalu cari yg namanya SSLEngine on ubah jadi #SSLEngine on,lalu cari lagi di bgian 
  • <Directory /var/www/>
  • ...
  • Require all denied
  • </Directory> 
ubah jadi
  • Options Indexes FollowSymLinks
  • Allow Override none
  • Require all grated
  • student@servera:~$ls -l /var/www/html/
apabila kosong,buat file html:
  • student@servera:~$echo '<h1>It works!</h1>' | sudo tee /var/www/html/index.html
restart,lalu akses:
student@servera:~$sudo systemctl restart apache2
student@servera:~$curl http://localhost
Disini kita mengubah konfigurasi apache2 agar direktori web dapat diakses publik dan menampilkan halaman default.utk memastikan server web berfungsi dengan benar dan dapat menampilkan konten html melalui browser atau perintah curl

Modul 20
berikut penyelesaian challenge 1 Working with file content
  • student@servera:~$grep 'INFO' /var/log/sample1.log > /home/student/challenge01/output1.log
  • student@servera:~$grep '^illegal' /var/log/sample2.log > /home/student/challenge01/output2.log
  • student@servera:~$grep 'TRACE.*router forward_get0I\|router_forward_get0I.*TRACE' /var/log/sample1.log > /home/student/challenge01/output3.log
ketiga perintah tsb digunakan untuk menganalisis log otomatis dengan hasil terfilter sesuai pola yang diinginkan
berikut penyelesaian challenge 2 Finding files
Disini kita menggunakan perintah find untuk mencari file berdasarkan kriteria tertentu seperti izin akses (permission), ukuran file, ekstensi, dan kepemilikan. tujuanya agar pengguna dapat memfilter,menyalin,dan menyimpan file sesuai kebutuhan secara otomatis menggunakan satu perintah di linux
berikut penyelesaian challenge 3 Working with partition

  • student@servera:~$sudo nano /etc/fstab
tambahkan konten berikut:
  • LABEL=appcache /app ext4 defaults 0 2
  • student@servera:~$sudo umount /app
  • student@servera:~$sudo mount -a
  • student@servera:~$df -h | grep/app

Disini kita membuat dan mempersiapkan partisi baru pada disk /dev/sdc agar dapat digunakan sebagai sistem file berlabel appcache. utk memastikan bahwa storege tambahan berhasil dibuat, diformat dengan sistem file ext4, dan di-mount ke direktori /app agar bisa diakses oleh sistem.dngan begitu, direktori /app sekarang menjadi media penyimpanan aktif berkapasitas +1 gb yng siap digunakan untk kebutuhan aplikasi atau cache sistem

berikut penyelesaian challenge 4 Comparing files
  • student@servera:~$diff -i /home/student/challenge04/fileA.txt /home/student/challenge04/fileB.txt > /home/student/challenge04/results01.txt
  • student@servera:~$diff -r /home/student/challenge04/compare01 /home/student/challenge04/compare02 > /home/student/challenge04/results02.txt
  • student@servera:~$diff -qr /home/student/challenge04/comdir01 /home/student/challenge04/comdir02 | grep "Only in /home/student/challenge04/comdir02" | awk -F': ' '{print $2}' | xargs -n1 basename > /home/student/challenge04/results03.txt
Disini kita menggunakan perintah diff untuk membandingkan isi file dan direktori.
Langkah ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara dua file (fileA.txt dan fileB.txt), membandingkan isi dua folder secara rekursif, serta menampilkan daftar file yang hanya ada di salah satu direktori.hasil perbandingan kemudian disimpan ke file hasil (results01.txt, results02.txt, results03.txt) agar mudah dianalisis

Kunjungi situs resmi kami di https://radnet-digital.id untuk informasi lebih lanjut.

Comments

Popular posts from this blog

(Webinar) CSCU Introduction : Securing Email Communication

(Adinusa) Docker Fundamental